Quo Vadis Rukun Tetangga. RT kehadirannya di titik terendah pemerintahan republik ini seperti jarum dan jubah. Tanpa jarum tidak ada yg merajut jubah. Siapa yg mengenal sudut terkecil repulik ini. Mulai dari ribut tetangga, pencurian, sampai persoalan narkoba dan terorisme mereka menjadi indra. Tidak sedikit yg merelakan harta dan raga untuk tanggung jawab yg dipandang sebelah mata. Jika warga bermasalah mulai dari hutang dan hukum mereka dicari. Tidak diperhitungkan tapi tanpa mereka bisa apa para petinggi? Tidak satu rupiahpun dianggarkan untuk mereka! Dibekali uang operasional yg seharusnya menjadi penunjang tp membawa mereka dalam pencobaan. Miris dan menyedihkan jika dibanding wakil rakyat yg tanpa merekapun rasa rasanya republik ini malah semakin baik. Mungkin perlu dipikirkan RT seindonesia melakukan mogok kerja. Atau dihapuskan saja RT di indoesia biar lurah, camat dan para pejabat yg hebat terasa kehadiranya sampai di teras pagar rumah kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar